Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sajak

Percaya Buta

*** Seorang wanita pedagang kertas berkata kepada saya. Begitu percayanya kita ketika membeli kertas satu rim. Sampai-sampai kita tidak perlu menghitung apakah jumlah kertas yang kita beli memang benar-benar berjumlah lima ratus lembar. Seorang wanita kasir minimarket berkata kepada saya. Begitu percayanya kita dengan hitungannya. Sampai-sampai kita kadang tidak melihat dan menghitung kembali struk pembayaran yang kita terima apakah sesuai dengan apa yang kita beli. Seorang wanita penjual bensin berkata kepada saya. Begitu percayanya kita ketika membeli bensin, entah eceran di lapak tepi jalan atau di SPBU . Sampai-sampai kita tidak perlu mengecek apakah jumlah bensin yang kita beli memang benar-benar sesuai takaran . Seorang wanita di ibukota sana berkata kepada saya. “Maaf mas, saya cerewet. Saya sering lupa. Saya merasa mas adalah teman dekatku dari dulu...” Begitu percayanya dia kepada saya. Padahal jumlah bilangan bulan kami saling kenal belum melebihi...

Siklus Kehidupan

*** Setiap kali masuk waktu shalat, kumandang adzan selalu terdengar bersahut-sahutan. Beberapa saat setelah itu, sang muadzin kemudian melantunkan iqamat. Dan, shalat pun didirikan. Mengapa kita harus di-shalat-kan saat mati nanti? Karena dulu, ketika kita lahir, kita sudah di-adzan-kan di telinga kanan, dan di-iqamat-kan di telinga kiri. Jadi, sudah semestinya kita di-shalat-kan. Saat mati nanti… Antara adzan, iqamat, dan shalat. Adalah antara lahir, hidup, dan mati. *** Maret 2013

Cara Menjadi Kaya

*** Kata ayah saya Di dunia ini Untuk menjadi kaya Hanya ada dua cara: Kalau tidak punya usaha ya korupsi Tidak ada ceritanya Karyawan bisa kaya Kecuali dia punya usaha Atau dia korupsi Tidak ada kisahnya PNS bisa kaya Kecuali dia punya usaha Atau dia korupsi Tidak ada sejarahnya Presiden bisa kaya Kecuali dia punya usaha Atau dia korupsi Tidak ada catatannya Guru bisa kaya Kecuali dia punya usaha Atau dia korupsi Tidak ada riwayatnya Kyai bisa kaya Kecuali dia punya usaha Atau dia korupsi Itu kata ayah saya Tentang cara menjadi kaya *** Segaran, 20120911

Aku Sudah Keluar dari Sekolah

*** Kalau saja bukan karena keinginan bertemu sang pujaan hati setiap hari Aku sudah keluar dari sekolah Kalau saja bukan karena ingin bermain mercon siang hari sepulang sekolah di bulan Ramadhan Aku sudah keluar dari sekolah Kalau saja bukan karena ingin bermain bola atau badminton bersama teman-teman satu geng Aku sudah keluar dari sekolah Kalau saja bukan karena ingin membeli siomay yang mangkal di depan sekolah sepulang jam pelajaran Aku sudah keluar dari sekolah Kalau saja ayah ibuku tidak membesarkan hatiku Aku sudah keluar dari sekolah Kalau saja aku tak pedulikan ayah ibuku Aku sudah keluar dari sekolah *** Ngaliyan, Hari Pendidikan Nasional 2011

Empat Manusia

*** adalah si PEMINTA dia menerima setelah meminta             karena yakin hidup adalah berjuang adalah si PENERIMA dia menerima tanpa meminta             karena yakin hidup adalah bersyukur adalah si PEMBERI dia memberi setelah diminta             karena yakin hidup adalah berbagi adalah si PEMBAGI dia memberi tanpa diminta             karena yakin hidup adalah bersama Sebagai siapa kita, kemarin, sekarang dan esok hari? *** Segaran Raya, menjelang lohor, 27092011

Menunggu

*** Istilah Inggris-nya: wait Aku jadi ingat Pepatah Jawa mengatakan Waiting tresna jalaran saka kulina Hei! Ngawur! Itu witing … Lha bedanya waiting dan witing apa? Lha jelas beda tho yo Waiting artinya menunggu Witing tegese tumbuh Lho tumbuh itu kan juga butuh penantian Tidak langsung ujug-ujug Berarti antara waiting dan witing itu hampir sama tho ? Ooo… gitu ya… Konklusinya, tresna itu butuh penantian *** Ngaliyan, 26 Februari 2011

Suatu Negeri

Gambar
*** Kata orang, negeri itu dulu gemah ripah loh jinawi . Kata orang, negeri itu dulu lautnya bak kolam susu. Kata orang, negeri itu dulu tongkat kayu dan batu bisa jadi tanaman. Kata orang, negeri itu dulu tata tentrem kerta raharja . Kata orang, negeri itu dulu dihuni masyarakat yang ramah, penuh unggah-ungguh, dan menjunjung tinggi norma. Kata orang, negeri itu dulu laksana untaian zamrud di khatulistiwa, negeri terpanjang di lingkaran equatorial bumi. Kata orang, negeri itu dulu pernah dihuni Pithecanthropus Erectus, makhluk mirip manusia yang sudah bisa berjalan tegak. Kata orang, negeri itu dulu sekali pernah dihuni peradaban Atlantis, sekitar 11600 tahun lampau. Kata orang, negeri itu dulu pernah berjaya Sriwijaya, kerajaan maritim terbesar pada masanya. Kata orang, negeri itu dulu pernah bersinar Majapahit, yang didirikan oleh Sanggrama Wijaya Kertarajasa Jayawardhana. Kata orang, negeri itu dulu paru-paru dunia, karena saking luas hutannya selain Ama...

Hari Pertama Aku Masuk Sekolah

*** Aku lupa tanggalnya Aku lupa jam berapa aku bangun Aku lupa berangkat naik apa Aku lupa pakai baju warna apa Aku lupa siapa teman pertamaku Aku lupa siapa guru yang menyambutku Aku lupa Hari bersejarah itu Yang kuingat Hanya satu Yang mengantarku Ibuku… Ngaliyan, 7 September 2009 *) Puisi ini penulis dedikasikan untuk Sang Ibu.