Perjalanan
*** Tahun ini sudah selesai. Tanda ada lembaran baru yang harus dimulai. Kita semua menjadi bagian menyejarah tentang sebuah pandemi. Ketika perputaran waktu mengulangi peristiwa serupa yang dulu pernah terjadi di bumi. Ini bukan adzab, seperti kata sementara orang. Juga bukan laknat, kata sebagian yang lain. Pun tidak pernah diramalkan sebelumnya di masa lalu, layaknya kabar dusta yang diviralkan tanpa menimbang akal sehat. Selama masih ada "hewan yang berakal" di atas bumi. Selama itu pula ujian dan cobaan datang silih berganti. Ujian dan cobaan dapat berupa kebaikan. Tidak sedikit berwujud keburukan. Dan berulang. Di zaman yang berbeda. Pada generasi yang lain. Sedigdaya apapun pencapaian manusia, tetap harus merendahkan dirinya. Kemahaperkasaan Allah maujud dalam sebentuk makhluk-Nya berukuran mikron. Tidak ada satupun peradaban ultramodern yang mampu mencegah dan mengalahkan makhluk itu. Kecuali dengan izin-Nya. Beruntunglah kita pengikut Sayyidina Kanjeng Nabi. Rasulull...