Postingan

Menampilkan postingan dengan label Catatan Perjalanan

Perjalanan

*** Tahun ini sudah selesai. Tanda ada lembaran baru yang harus dimulai. Kita semua menjadi bagian menyejarah tentang sebuah pandemi. Ketika perputaran waktu mengulangi peristiwa serupa yang dulu pernah terjadi di bumi. Ini bukan adzab, seperti kata sementara orang. Juga bukan laknat, kata sebagian yang lain. Pun tidak pernah diramalkan sebelumnya di masa lalu, layaknya kabar dusta yang diviralkan tanpa menimbang akal sehat. Selama masih ada "hewan yang berakal" di atas bumi. Selama itu pula ujian dan cobaan datang silih berganti. Ujian dan cobaan dapat berupa kebaikan. Tidak sedikit berwujud keburukan. Dan berulang. Di zaman yang berbeda. Pada generasi yang lain. Sedigdaya apapun pencapaian manusia, tetap harus merendahkan dirinya. Kemahaperkasaan Allah maujud dalam sebentuk makhluk-Nya berukuran mikron. Tidak ada satupun peradaban ultramodern yang mampu mencegah dan mengalahkan makhluk itu. Kecuali dengan izin-Nya. Beruntunglah kita pengikut Sayyidina Kanjeng Nabi. Rasulull...

Avonturir (2)

*** Kamis siang di Semarang Kamis malam di Madiun Jum'at pagi di Banyuwangi Jum'at siang di Gianyar Jum'at sore di Karangasem Sabtu siang di Gilimanuk Sabtu malam di Surabaya Ahad siang di Semarang Senin pagi di Jakarta Bersama Ayah Rihlah menjemput sakinah Tanpa terasa lelah *** Rabiul Awal 1442 Hijriyah

Sri Tanjung (1)

Gambar
*** Kota Madiun menyimpan sarat cerita sejarah dalam perjalanan negeri ini. Termasuk sejarah kelam yang tidak diharapkan untuk terulang kembali. Saya berkesempatan mengunjungi rumah saudara di kota yang terkenal dengan pecelnya ini, dan diajak oleh shohibul bait untuk menikmati salah satu kuliner andalan khas Madiun: Warung Pecel Sri Tanjung. Warung Pecel Sri Tanjung dapat ditemukan di sini . Warung Pecel Sri Tanjung buka pukul 7 pagi sampai pukul 1 siang. Kemudian tutup sampai pukul 6 sore. Dan buka kembali sampai dengan pukul 4 pagi. Selain pecel, pembeli dapat memilih menu lain. Ada juga nasi campur khas Bali. Terdapat banyak pilihan menu tambahan yang bisa disesuaikan dengan selera kita. Hati-hati kolesterol. Menu murah meriah: nasi, urap, telur ceplok, rempeyek, jeruk hangat. Jalur pedestrian di depan deretan pertokoan yang hanya buka ketika siang hari, dimanfaatkan sebagai perluasan tempat makan bagi pengunjung pada malam harinya.  Uniknya, tidak seperti di kota-kota besar, ...

Avonturir

*** Jum’at pagi di Surabaya. Jum’at siang di Madiun. Sabtu pagi di Trenggalek. Sabtu siang di Tulungagung. Sabtu malam di Sragen. Minggu malam di Semarang. Senin pagi di Jakarta. * Empat hari. Tujuh kota. Tiga provinsi. * Berpindah dari pesawat, kereta, bus, travel, sampai ojek. Mengakrabi bandara, stasiun, terminal, dan debu jalanan. Hanya kurang naik kapal saja. Tidak pernah membayangkan bisa melakukannya. Tentunya berkat doa dari orang-orang yang mencintai dan saya cintai. *** Syawal 1440

Gunungtawang (Jilid 7)

*** Fatia yang mengirimiku kabar itu. “Mas, Bapak dirawat di rumah sakit,” hanya enam kata isi pesan singkatnya yang masuk ke telepon selulerku semalam. “Kenapa Arin tidak mengabariku,” selidik hati kecilku. Tanpa panjang pikir, yang nantinya akan berburuk sangka, aku langsung bergegas menyiapkan diri. Rencana esok hari aku akan pulang kampung. Semoga selamat sampai tujuan. *** Sang waktu segera menuju pukul tujuh pagi ketika aku mencium tangan ibu untuk pamit. Perjalanan ini sengaja kutempuh sendirian. “Aku besok baru bisa nyusul ke sana, Zan,” jawab Farid ketika kuajak berangkat bareng. “Masih ada pekerjaan yang harus selesai hari ini juga,” pungkasnya memastikan. “Okelah. Yang penting sama-sama sampai dengan selamat . Kutunggu di sana… , ” a ku memaklumi . *** Sejak bakda subuh tadi sengaja kuminta izin ayah untuk meminjam motornya. Sekaligus kuutarakan niatku untuk pergi ke kampung. Maklum, untuk perjalanan luar kota, aku tidak tega un...

Pak JK, Penerjemah Raja Salman, dan Saya

Gambar
*** Konon, hari ini katanya adalah Jumat Agung. Sebagian orang sedang berada dalam siklus perayaan Paskah. Dari sanalah istilah Telur Paskah itu berasal. Menilik sejarahnya, tradisi Paskah adalah luapan rasa syukur terhadap datangnya musim semi. Meninggalkan musim dingin yang telah berlalu. Semakna dengan akan dimulainya musim menanam. Menanam benih-benih kehidupan baru. Telur adalah perlambang kehidupan. Sebutir telur, sekecil apapun bulatannya, berasal dari spesies apapun ia, mengandung intisari yang lengkap dari sebuah kehidupan. Sebuah kehidupan baru. *** Baginda Nabi Muhammad ( shallallahu ’alaihi wasallam ) menggelari hari keenam sebagai Sayyidul Ayyam, yang bermakna Penghulu Semua Hari. Tersebab itulah, Penutup Para Nabi dan Rasul itu mensyariatkan sebuah sembahyang khusus dengan rukun-rukun tertentu pada siang tengah hari tersebut. Hal ini menandakan bahwa hari Jum’at memiliki keistimewaan dibandingkan hari-hari lainnya. Istimewa dalam hal apapun. Saya kira...

Menelusuri Jejak Bung Karno: Bandung (1)

Gambar
*** Bandung adalah salah satu kota dengan kisah historis yang menyisakan romantika dan kenangan mendalam bagi perjuangan kemerdekaan negeri ini. Selain peristiwa Bandung Lautan Api yang heroik dan menyejarah, ada beberapa hal tentang kota simbol tatar Pasundan ini, yang akan selalu diingat oleh bangsa Indonesia. *** Soekarno adalah salah satu simbol representasi perjuangan kemerdekaan Indonesia. Beliau menggeluti pendidikan sarjana bidang teknik ilmu bangunan, jalan, dan air di Kota Kembang, di sebuah perguruan tinggi yang sekarang tersohor dengan nama Institut Teknologi Bandung. Di ibukota bumi Priangan ini pula, selama setahun, beliau harus merasakan dinginnya jeruji besi serta senyapnya dinding dan lantai hotel prodeo karena menggugat kolonialisme. Sejarah mencatat Penjara Banceuy dan Sukamiskin pernah menjadi tempat untuk mengurung dan membatasi bakat besar yang dipunyai oleh si bung. Dari kota ini pula, pada pertengahan abad XX, Bung Karno mampu menggandeng ne...

Gunungtawang (Jilid 6)

*** Bangunan Masjid Istiqomah mempunyai dua bagian ruang: ruang untuk jamaah pria yang terletak di lantai bawah, dan ruang sh a lat khusus untuk jamaah wanita yang terletak di lantai dua. Ruangan untuk jamaah pria dibagi menjadi dua, ruangan yang lebih dalam memiliki luas lebih kecil dibandingkan ruangan yang terletak di luar. Antara kedua ruangan tersebut dibatasi sekat berupa dinding yang memiliki tiga pintu. Jamaah yang berada di ruangan yang pertama dapat langsung melihat tempat pengimaman dan mimbar khutbah. Satu hal yang memberikan kesan berbeda adalah ruang utama yang di dalam ini tampak lebih temaram dari ruang satunya. Kesan ini muncul karena di ruangan ini terhampar karpet yang melapisi seluruh lantai dan di keempat sisinya dibatasi oleh dinding. Tidak seperti ruang satunya yang hanya beralaskan keramik putih dan dikelilingi oleh pintu-pintu kaca. Di sebelah utara dari bangunan masjid terdapat tempat wudhu dan peturasan khusus untuk jamaah wanita. Sedangka...

Di Tengah-Tengah Nusantara

Gambar
*** Ambillah peta Indonesia. Bagilah gugusan kepulauan Nusantara tersebut dengan garis-garis imajiner yang membelah sama panjang dari utara ke selatan, lalu timur ke barat. Maka akan dijumpai daerah yang ditunjukkan sebagai Selat Makassar. Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur berada di sebelah barat dari selat tersebut. Sedangkan Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan di sebelah timurnya. Sehingga tidaklah salah jika wilayah-wilayah tersebut dalam pembagian waktu dimasukkan pada Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA), yang berarti waktu di sana lebih cepat satu jam daripada di Serambi Makkah, dan lebih lambat satu jam dibanding di Bumi Cendrawasih. Karena hal inilah, tidak berlebihan jika dikatakan bahwa daerah-daerah tersebut terletak hampir di tengah-tengah Nusantara. Kemudian saya teringat pelajaran sejarah. Tentang rencana RI-1 kala itu, Ir. Soekarno, yang sudah merencanakan pemindahan ibukota negara ke Palangka Raya. Menurut beliau wilayah Kalimantan relatif aman dari benca...